Tips Menuju Bandara Kualanamu

Kamis, 02 Oktober 2014

Administrator

Wisata

Dibaca: 2564 kali

Mulai Kamis (25/7/2013), Bandara Internasional Kualanamu resmi beroperasi, menggantikan Bandara Polonia Medan. Berbeda dengan Bandara Polonia Medan yang berada di Kota Medan, Sumatera Utara, Bandara Internasional Kualanamu (KNIA) berada di Kabupaten Deli Serdang.

Jarak dari Bandara Internasional Kualanamu menuju pusat Kota Medan sekitar 39 kilometer. Para penumpang bisa menggunakan transportasi bus, kereta api, maupun taksi untuk mencapai KNIA dari Kota Medan.

Akses menuju KNIA masih terbatas. Beberapa infrastruktur seperti jalan tol Medan - Bandara Kualanamu diperkirakan baru rampung di tahun pada akhir 2014. Berikut beberapa akses transportasi dari Medan menuju KNIA.

Dengan bus atau taksi.

Dengan bus, penumpang bisa menggunakan bus yang dioperasikan PT Damri. Ada dua rute dari Bus Damri yang bisa dipilih yaitu rute dari Amplas dengan tarif Rp 10.000. Sedangkan rute dari Jalan Gatot Subroto atau Medan Fair (Carrefour) dengan tarif Rp 15.000.

Waktu tempuh dari Kota Medan menuju KNIA sekitar 60 sampai 90 menit, bahkan lebih bisa mencapai 120 menit jika macet. Perkiraan titik kemacetan antara lain di pintu keluar Tol Tanjung Morawa - Simpang Jalan Kayu Besar.

Titik perkiraan kemacetan lainnya adalah penyempitan jalan (2 lajur menjadi 1 lajur) sebanyak 3 titik antara Jalan Kayu Besar, Tj. Morawa - KNIA. Dengan transportasi umum bisa menggunakan bus atau taksi.


Ada juga bus yang dioperasikan PT ALS melayani rute Binjai menuju KNIA dengan tarif Rp 30.000. Sementara itu, dengan taksi yang beroperasi ke KNIA antara lain Blue Bird, Express, Karsa, Nice, Puskopau, Kokapura. Tarif resmi taksi mulai dari Rp 145.000 dari Medan ke Bandara Kualanamu.

Dengan kereta api. Transportasi kereta api direkomendasikan sebagai alternatif pilihan menuju KNIA. Waktu tempuh kereta api dari Stasiun Besar Medan  sekitar 25 sampai 30 menit.

Tarif rute Kereta Api Stasiun Besar Medan-KNIA adalah Rp 80.000 sekali jalan. Kereta berkapasitas 308 kursi. Kereta ini rencananya akan beroperasi 20 kali perjalanan, yaitu 10 kali perjalanan menuju KNIA dan 10 kali perjalanan menuju Medan setiap harinya.

Kereta api ini dilengkapi pendingin ruangan, bagasi penumpang, toilet, dan bebas asap rokok. Tiket bisa dibeli dengan kartu prabayar, debit, dan kredit dari bank-bank tertentu. Selain itu tiket bisa dipesan maksimal tujuh hari sebelum keberangkatan.
 
Jadwal kereta api dari stasiun Medan ke Kualanamu adalah 03.30; 04.50; 06.15; 08.20; 11.10; 13.45; 15.15; 17.15; 19.20; dan 20.00 WIB. Sedangkan jadwal dari Kualanamu ke Medan adalah: 05.50; 06.20; 08.00; 09.25; 12.25; 14.55; 16.25; 18.50; 20.25; dan 24.15 WIB.

Datang lebih awal supaya tidak terlambat. Untuk menghindarkan penumpang terlambat dari jadwal penerbangannya penumpang diharapkan dapat berangkat lebih awal daripada biasanya, karna peluang terjadinya kemacetan masih besar.

Hal tersebut dapat terjadi  karena akses menuju KNIA yang belum selesai dengan sempurna. Selain itu,  masih sedikit rambu-rambu informasi jalan bagi pengendara menuju KNIA. Moda transportasi kendaraan umum menuju KNIA juga masih terbatas.

Fasilitas pendukung. Fasilitas pendukung seperti penginapan di sekitar KNIA masih belum tersedia. Rumah sakit terdekat dari bandara adalah RS Patar Asih yang berjarak 5 kilometer dari KNIA. Didalam bandara sendiri sudah beroperasi sejak pembukaan; Indomaret, pusat oleh-oleh dan beberapa cafe lainnya. Starbuck Coffe akan segera buka di dalam bandara.

Layanan TAXI dari KNIA.
Untuk keluar dari KNIA menuju Medan atau tujuan lain dengan menggunakan taxi, penumpang terlebih dahulu mengambil nomor antrian dari counter pelayanan taxi terpadu di lantai dasar terminal kedatangan. Antrian taxi ada disebelah kiri pintu keluar lantai dasar.(Mrv)

 

*Silahkan hubungi 0852 703 08747 (Simanjuntak),  

0812 64062032 (Lubis) ,

0813 971 93906 (Matondang),

0821 627 61077 (Syawal), atau

0821 6464 5505, 08527 5250 500 (Yayan), jika anda butuh jasa transportasi pribadi atau ingin menyewa mobil di Bandara Kualanamu.

Berita Terkait

Komentar via Facebook

Kembali ke atas